Langsung ke konten utama

Risma El Jundi, Berbagi di RumBa Maslamah Foundation



Risma El Jundi, Berjiwa sosial itu Luar Biasa



         Rismawanniati atau dikenal dengan nama penanya Risma El Jundi, salah seorang volunteer di Rumah Baca Maslamah Foundation, juga penggagas dari berdirinya komunitas sosial, GBS Community untuk teman-teman disabilitas.
         Sejak awal Maslamah Foundation berdiri, Kak Amoy demikian panggilan akrabnya sudah memantapkan hati untuk berbagi bersama adik-adik yatim dhuafa, sehingga Kak Amoy saat ini menempati posisi sebagai Humas untuk pengumpulan donasi dari donatur untuk kegiatan sosial di Rumah Baca Kreativ Maslamah Foundation.
         Berikut petikan interview admin dengan Kakak cantik, Risma El Jundi via email, semoga menginspirasi ya.


Bagaimana awalnya Kak Amoy bergabung di RUMBA Maslamah Foundation?

Awal mula bergabung di RUMBA sebenarnya adalah jawaban doa yang kencang. Ketika kuat niat setelah memiliki komunitas yg memotivasi para difabel, Kak Amoy ingin berkesempatan menjadi relawan adik-adik yatim dhuafa. Lalu didatangkanlah jalannya oleh Allah melalui sahabat kakak yaitu Bunda Aida Dan Ayah Rico sebagai founder Maslamah Foundation. Alhamdulillah sinergi kami begitu kuat ingin hidup selalu bermanfaat dengan menyedeqahkan waktu, ilmu di jalan Allah.

Dibanding rumah baca yatim dhuafa lainnya, apa yg membuat Kak Amoy sangat mendukung RUMBA?

Kenapa mendukung RUMBA? Buat Kak Amoy, RUMBA bukan hanya Sekadar Rumah Baca tetapi juga Rumah Karya. Hampir jarang ada pembekalan secara cuma-cuma berupa kegiatan Seni dan pelajaran- pelajaran yang tidak diajarkan di sekolah formal. Di mana pembekalan di RUMBA sangat berpotensi besar mencetak anak-anak yang ketika dewasa nanti bisa melanjutkannya sebagai profesi. Seperti menjadi seorang penulis, Sutradara Teater, Jurnalis, disain, dll yang tentunya bisa dimanfaatkan dan sangat bermanfaat.

Berbagi itu seperti apa sih bagi Kak Amoy?

Berbagi buat Kak Amoy itu bukan pekerjaan loh, bukan juga keterpaksaan. Berbagi itu ya kehidupan yang jika tidak kita lakukan, Sama dengan kehilangan gairah hidup, kehilangan makna hidup dan bahagianya enggak akan maksimal. Tubuh ini anugerahnya banyak. Salah satunya talenta. Jadi selain materi, berbagilah lewat talenta kita.

Di kelas Menulis dan Jurnalistik RUMBA

Apa manfaatnya bagi Kak Amoy karena memiliki jiwa sosial?

Manfaatnya berjiwa sosial itu… Waah... Luar biasa berlimpah deh. Hidup Kakak terasa kaya. Banyak relasi, banyak saudara di mana- mana, menumbuhkan kreativitas, dan seringkali rezeki /kemudahan datang dari arah yang tak disangka-sangka. Terpentingnya lagi, hati bertambah nyaman dan tenang karena Al Quran pun mengajarkan kita untuk berbuat sebaik-baiknya, menjadi manusia yg bermanfaat dgn tolong menolong dan memberikan kasih sayang.

Pesan Kak Amoy untuk generasi muda kita supaya peduli dengan kegiatan sosial.

Pesan Kak Amoy untuk generasi muda... Waktu kita sebentar sekali. Godaan untuk berbuat baik tersaingi oleh gemerlap dunia. Kalau menunggu semua harus serba sempurna, serba mudah, serba mewah dulu, bisa jadi kita malah tak berbuat apa-apa. Jadi hidup ini tujuannya harus memberikan warisan abadi lewat berkarya dan menghidupkan kehidupan bersosial.

Wah, subhanallah ya dapat inspirasi dan semangat lagi nih dari obrolan kita dengan Kak Amoy. Saat ini Kak Amoy mengajar di Rumba pada kelas peminatan Creative Writing, kelas yang diampu bersama dengan Bunda Aida, M.A.


Bersama Aida, M. A Pengampu Kelas Creative Writing RUMBA

Moga Allah selalu menyayangi Kak Amoy dan semua volunteers yang berjiwa mulia. Kita ketemu lagi dengan kakak-kakak volunteers dari Maslamah Foundation pada postingan yang lainnya ya sahabat.


Salam berbagi, salam berkarya.


Maslamah Foundation.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Portalsatu.com Kegiatan Maslamah Foundation

Cara Kreatif Maslamah Foundation Berdayakan Anak-anak Pemulung di Jakarta PORTALSATU - 14 March 2016 16:15
JAKARTA - Maslamah Foundation yang digawangi Hendricozricko dan Aida M.A mengadakan event berbagi bersama anak-anak pemulung sekitaran Jakarta Selatan, Minggu, 13 Maret 2016. Kegiatan yang difokuskan di lapak pemulung Ragunan ini dihadiri sekitar 40 anak yang tergabung dari tiga lapak pemulung yaitu Ragunan, Kebagusan dan Pejaten). Selebihnya hadir pula sekitar 20 relawan yang tergabung dari Green Indonesia Foundation (GIF), Koalisi Online Pesona Indonesia (KOPI), Forum Lingkar Pena (FLP) Ciputat dan El jundis. Founder Maslamah Foundation, Hendricozricko mengatakan, serangkaian kegiatan berbagi yang diberi tema “Sampahmu Jadi Karya dan Nada” ini sebenarnya diperuntukkan dalam rangka memperingati Hari Musik Nasional yang jatuh pada 9 Maret 2016 yang lalu. "Pada dasarnya kegiatan ini merupakan keinginan kami untuk berbagi dengan adik-adik di lapak pemulung, karena bagi kami, h…

Jakartaforum.com Kegiatan Maslamah Foundation

Maslamah Foundation Ubah Sampah Jadi Karya dan NadaReply 22.26 A+A-EMAILPRINT
Jakarta - Maslamah Foundation Ubah Sampah Jadi Karya dan Nada. Maslamah Foundation yang digawangi oleh Hendricozricko dan Aida M.A mengadakan event berbagi bersama adik-adik di lapak pemulung sekitaran Jakarta Selatan, Minggu (13/03). 

Kegiatan yang difokuskan di lapak pemulung Ragunan ini  dihadiri oleh sekitar 40 orang anak yang tergabung dari 3 (tiga) lapak pemulung (Ragunan, Kebagusan dan Pejaten). Selebihnya hadir pula sekitar 20 volunteer yang tergabung dari Green Indonesia Foundation (GIF), Koalisi Online Pesona Indonesia (KOPI), Forum Lingkar Pena (FLP) Ciputat dan El jundis.

IDUL ADHA 1438H

Kami keluarga besar Rumah Baca Kreatif Maslamah Foundation mengucapkan, Happy EId Adha 1438H. Moga kita berizzah dalam hati dan sikap agar menjadi generasi yang taat dan rela berkorban demi agama Allah.